Jumat, 18 September 2015

Hari Itu....

Entah sejak kapan aku mulai menyukainya. Seseorang yang sangat aku kagumi. Entah apa yang aku kagumi dari dirinya. Dia adalah tetanggaku, dia juga lulusan dari pondok. Sekarang dia sedang kuliah di Surabaya. Kini kami jarang bertemu. Walaupun dia di rumah, kami juga tidak pernah bicara. Secara, dia kan anak pondok an yang menjaga jarak dengan mahromnya.
Pernah suatu hari pada bulan Ramadhan kemarin pada saat dia menjadi bilal. Jujur saja aku bersemangat datang ke langgar untuk shalat tarawih. Kejadian ini terjadi pada saat setelah shalat maghrib. Aku bermain dengan temanku di teras rumahku. Posisiku saat itu adalah membelakangi jalan dan menghadap ke rumah. Pada saat itu kami sedang membicarakannya. Aku sangat tidak sabar untuk mendengarkan suaranya pada saat bilal nanti hingga aku berteriak kepada temanku yang masuk ke dalam rumah untuk mengambil minum,
“Nanti bilalnya, jangan lupa shalat,”
                Aku tak menyangka kalau dia sedang lewat di belakangku. Ketika temanku tadi kembali menghampiriku, temanku dengan tampang seperti ketakutan menunjuk ke arahnya yang kebetulan berjalan di belakangku. Aku menoleh ke belakang dan ternyata ada dia yang lewat di belakangku. Aku tak sempat melihat wajahnya karena aku malu. Aku langsung tertunduk diam dan merasa sangat malu. Tak hanya aku tapi temanku juga malu karena dia juga melihat ke arah temanku itu.
                Setelah kurasa dia cukup jauh, aku mulai salah tingkah dan tak karuan. Perasaan ini malu bercampur bahagia karena dia melihatku sambil tersenyum. Aku tak menyangka kalau hal ini terjadi. Semoga saja dia tidak tau perasaanku kepadanya J :-D
an untuk membuat cap lampu itu !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar