Entah sejak kapan aku
mulai menyukainya. Seseorang yang sangat aku kagumi. Entah apa yang aku kagumi
dari dirinya. Dia adalah tetanggaku, dia juga lulusan dari pondok. Sekarang dia
sedang kuliah di Surabaya. Kini kami jarang bertemu. Walaupun dia di rumah,
kami juga tidak pernah bicara. Secara, dia kan anak pondok an yang menjaga
jarak dengan mahromnya.
Pernah suatu hari
pada bulan Ramadhan kemarin pada saat dia menjadi bilal. Jujur saja aku
bersemangat datang ke langgar untuk shalat tarawih. Kejadian ini terjadi pada
saat setelah shalat maghrib. Aku bermain dengan temanku di teras rumahku.
Posisiku saat itu adalah membelakangi jalan dan menghadap ke rumah. Pada saat
itu kami sedang membicarakannya. Aku sangat tidak sabar untuk mendengarkan
suaranya pada saat bilal nanti hingga aku berteriak kepada temanku yang masuk
ke dalam rumah untuk mengambil minum,
“Nanti bilalnya, jangan lupa shalat,”
Aku
tak menyangka kalau dia sedang lewat di belakangku. Ketika temanku tadi kembali
menghampiriku, temanku dengan tampang seperti ketakutan menunjuk ke arahnya
yang kebetulan berjalan di belakangku. Aku menoleh ke belakang dan ternyata ada
dia yang lewat di belakangku. Aku tak sempat melihat wajahnya karena aku malu.
Aku langsung tertunduk diam dan merasa sangat malu. Tak hanya aku tapi temanku
juga malu karena dia juga melihat ke arah temanku itu.
Setelah
kurasa dia cukup jauh, aku mulai salah tingkah dan tak karuan. Perasaan ini
malu bercampur bahagia karena dia melihatku sambil tersenyum. Aku tak menyangka
kalau hal ini terjadi. Semoga saja dia tidak tau perasaanku kepadanya J :-D
an untuk membuat cap lampu itu !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar